Ditulis oleh Iga Massardi dan diproduseri oleh Barasuara, lagu bertempo sedang ini sekaligus merupakan lagu baru pertama yang dirilis grup asal Jakarta yang beranggotakan Iga (vokal, gitar), Asteriska (vokal), Puti Chitara (vokal), Gerald Situmorang (bas), Tj Kusuma (gitar) dan Marco Steffiano (drum) ini sejak melepas album ketiga Jalaran Sadrah pada pertengahan 2024 lalu.
Setiap manusia pasti akan mengalami rencana yang tak berjalan sesuai ekspektasi, namun bisa jadi kegagalan tersebut akan membuka jalan menuju sesuatu yang lebih baik. Itulah pesan yang disampaikan oleh Barasuara melalui βSementaraβ, single terbaru mereka.
Seperti halnya βSementaraβ bercerita bahwa menemukan jalan yang tepat kadang butuh proses, lagunya sendiri butuh waktu untuk bisa terwujud. Sebenarnya Iga sudah menulis draf awal βSementaraβ di tahun 2022, namun tidak ikut tergarap untuk album Jalaran Sadrah yang sedang dikerjakan pada saat itu. Barulah di awal 2026 ketika Barasuara berencana mengerjakan materi baru, Iga mengajukan βSementaraβ dan mendapat sambutan positif dari rekan-rekannya. βSaat pertama kali dengar, langsung merasa lagu ini catchy banget. Secara lirik, nada dan melodi lebih matang dan dewasa. Musiknya simpel tapi dalam,β kata Puti.
Berbeda dengan karya-karya Barasuara di masa lalu, kali ini mereka mengerjakan βSementaraβ dengan relatif cepat, yakni menghabiskan April hingga Mei 2026 untuk rekaman vokal dan instrumen, termasuk alat tiup oleh musisi tamu Bass G pada baritone saxophone dan tenor saxophone serta Ami Purba pada terompet. Ini dilanjutkan dengan proses mixing oleh Stevano dan mastering oleh Dimas Pradipta di bulan Juni.
Alhasil, βSementaraβ bisa dibilang mewakili kisah Barasuara juga. Tentunya mereka berharap lagu ini juga bisa mendapat pendengar yang luas, namun itu bukan tujuan utama Barasuara berkarya.
Yang pasti, βSementaraβ sudah bisa menemani Penunggang Badai β para penggemar Barasuara dan siapa pun yang membutuhkannya, sambil menunggu lagu-lagu berikutnya yang akan segera digarap untuk mengisi album Barasuara yang keempat.














