Setelah satu tahun sejak merilis album penuh perdana “Reverie“, unit indie rock asal Jakarta, Ministry Of, akhirnya kembali dengan kabar segar yang layak disambut para penikmat musik independen. Trio yang digawangi oleh Ernest Theodore (vokal, gitar), Yudit Halim (gitar) dan Gonzaga Sidharta (bas) resmi melepas tunggalan terbaru bertajuk “Langkah” pada 4 Juni 2026. Lagu ini menjadi pembuka perjalanan menuju album mini terbaru mereka yang diberi nama “Fase“, yang dijadwalkan meluncur pada 9 Juli 2026.
Menariknya, “Langkah” bukan sekadar single baru. Lagu ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya Ministry Of menghadirkan karya dengan lirik berbahasa Indonesia. Keputusan tersebut sebenarnya sudah mereka rencanakan sejak tak lama setelah perilisan “Reverie”, meski sempat dibayangi berbagai keraguan mengenai bagaimana identitas musik mereka akan terdengar dalam bahasa ibu.
“Ada rasa khawatir sih (bernyanyi) dengan lirik Bahasa Indonesia. Takut cringe, takut cheesy, takut bertele-tele, takut terlalu kaku dan sok nyastra, dan takut ndakik-ndakik. Banyak kawan-kawan kami dengan lagu-lagu berlirik Bahasa Indonesia yang bagus-bagus dan dari situ kami belajar juga,” ujar Gonzaga. Ia pun mengaku keraguan tersebut perlahan hilang setelah mendengar lirik yang ditulis Ernest. “Ernest menurut gue menulis dengan sangat jujur tentang perasaan yang kompleks.”
Secara tematik, “Langkah” lahir dari pengalaman personal Ernest dalam menghadapi kerasnya ritme kehidupan dewasa. Lagu ini menyoroti tekanan untuk terus produktif dan bekerja tanpa henti, seolah manusia harus selalu bergerak layaknya mesin. Namun di balik nuansa reflektifnya, “Langkah” justru membawa pesan yang hangat dan relevan bagi banyak orang yang tengah berjuang menjalani keseharian.
“Lagu ‘Langkah’ saya tulis untuk sebuah pengingat bagi saya pribadi dan orang-orang yang nantinya mendengarkan lagu ini, untuk jangan lupa berhenti sejenak dan beristirahat karena ketika kita lelah, banyak yang akan dirugikan,” jelas Ernest.

Sebelum dirilis secara resmi, “Langkah” sebenarnya sudah cukup akrab di telinga sebagian penggemar Ministry Of. Lagu ini kerap mereka bawakan dalam berbagai penampilan langsung, termasuk sesi rekaman bersama Sounds From The Corner. Respons positif yang mereka terima membuat band semakin yakin untuk menjadikan lagu tersebut sebagai focus track sekaligus pintu masuk menuju EP “Fase”.
“Dalam setahun terakhir, kami sudah sering banget membawakan lagu ini. Jadi sedikit banyak, ‘Langkah’ sudah didengarkan oleh beberapa teman-teman yang menyimak. Kami pikir, lagu ini jadi lagu yang tepat untuk dirilis sebagai pembuka jalan menuju EP,” ungkap Yudit.
Dalam proses produksinya, Ministry Of turut menggandeng sejumlah kolaborator. Finna Amalia mengisi vokal tambahan, sementara Dimas Radityo mengerjakan departemen drum bersama Aryadhira Susilo yang juga berperan sebagai ko-produser. Proses rekaman ditangani oleh Johanes Abiyoso, sedangkan aspek visual digarap oleh Fandy Susanto dari Table Six.
Tak hanya hadir di platform digital, “Langkah” juga dirilis bersama video musik yang disutradarai oleh Finna Amalia dan Dennis Tumiwa, dengan Arafat Zawaid (Rrag, Falaci, Visuc) sebagai pemeran utama. Kehadiran video musik ini semakin memperkuat narasi reflektif yang dibawa lagu tersebut.
Babak baru Ministry Of semakin terasa spesial karena “Langkah” dan EP “Fase” akan menjadi rilisan pertama mereka bersama HFMF Records, label Jakarta yang juga menaungi nama-nama seperti Goodnight Electric dan Seaside. Menurut Henry Foundation selaku perwakilan label, keberanian Ministry Of beralih ke lirik Bahasa Indonesia tanpa meninggalkan karakter musik mereka menjadi salah satu alasan utama kolaborasi ini terjalin.
“Mereka punya karakter dan gak terdengar sedang mengikuti tren. Yang paling menarik, mereka berani untuk mulai menulis semua materi di EP Fase dalam Bahasa Indonesia tanpa kehilangan identitas musiknya. Buat gue, ini langkah yang penting dan OK banget buat dirilis bersama HFMF,” tuturnya.
Dengan pesan yang dekat dengan realitas generasi muda, eksplorasi bahasa yang segar, serta semangat baru bersama label baru, “Langkah” menjadi sinyal bahwa Ministry Of tengah memasuki fase kreatif yang menjanjikan. Sembari menunggu kehadiran EP “Fase” pada 9 Juli 2026, para pendengar sudah bisa menikmati “Langkah” di berbagai layanan pengarus musik mulai sekarang.













