Bukan sekadar album biasa, Miquella ini bisa dibilang kayak buku harian yang dibikin jadi lagu. Di balik judulnya yang misterius, tersimpan cerita-cerita pribadi Crawla yang jarang diekspos. Ada soal hubungan yang putus, janji yang cuma jadi kenangan, sampai usaha buat bangkit lagi dari kegelapan.

Setiap lagu di album ini punya peran masing-masing, seolah jadi halaman-halaman yang penuh dengan curahan hati. Mulai dari yang ngerapih-nerapihin diri di lagu “Kamu” dan “100 Songs“, sampai yang emosinya meledak-ledak di lagu “API” dan “Sp3ll“.

Crawla, yang terinspirasi dari musisi-musisi keren kayak Bladee, Nosgov dan Ichiko Aoba, emang dikenal suka bikin lirik introspektif dengan soundscape eksperimental. Album “Miquella” ini makin menegaskan posisinya sebagai salah satu figur penting di skena rap eksperimental Indonesia.

Artwork - Miquella

Kolaborasi dan Eksperimen dalam Setiap Track

Album ini juga jadi bukti kolaborasi apik. Dengan bantuan produser Fat Rorry, Oblivion, Yuji dan Crawla sendiri, “Miquella” berhasil memadukan beat hip hop yang padat dengan nuansa emosional yang kuat. Hasilnya, kita bisa ngerasain energi yang meledak sekaligus sisi rapuh dari Crawla.

Jadi, buat kamu yang lagi butuh musik buat nemenin merenung atau sekadar pengen dengerin karya yang jujur dan beda dari yang lain, album “Miquella” dari Crawla ini wajib banget masuk ke playlist kamu.

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist