Satu lagi lagu galau yang siap nemenin malam panjang anak muda datang dari unit alternative asal Bogor, Superstereo. Band yang dikenal lewat warna musik melankolis dan emosional ini resmi merilis tunggalan terbaru berjudul “Simpati Hati”, sebuah nomor balada pop rock yang hangat, sederhana, tapi diam-diam bikin dada terasa sesak.
Diisi oleh Ridho “Doy” (vokal), Rully (gitar), Alam (gitar), Temmie “Tem’s” (drum) dan Billy (bass), Superstereo kembali menunjukkan identitas musik mereka yang khas. Lewat melodi gitar yang lembut, progresi akor yang emosional, hingga vokal yang terdengar jujur dan tulus, “Simpati Hati” hadir seperti surat kecil untuk mereka yang sedang membutuhkan seseorang untuk bertahan.
Bukan sekadar lagu patah hati biasa, “Simpati Hati” berbicara tentang ketulusan dan kehadiran sederhana yang justru terasa paling berarti di masa sulit. Nuansa emosionalnya dibangun tanpa terdengar berlebihan, membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas hubungan anak muda masa kini.
“Simpati Hati mengangkat tema tentang ketulusan, dan pentingnya kehadiran seseorang di saat-saat yang paling dibutuhkan. Liriknya menggambarkan hubungan yang tidak selalu harus diungkapkan secara besar, tetapi justru hadir lewat perhatian sederhana dan bermakna,” tegas Doy, vokalis Superstereo.
Secara musikal, Superstereo juga membawa aroma pop rock era 90-an hingga awal 2000-an yang terasa kuat di sepanjang lagu. Sentuhan itu membuat “Simpati Hati” terdengar familiar bagi penikmat musik Indonesia, namun tetap dibungkus dengan pendekatan modern yang relevan untuk generasi sekarang.
“Kami banyak terinspirasi dari musik pop rock era 90-an hingga awal 2000-an yang terasa jujur dan relate. Lagu ini adalah cara kami membawa nuansa itu ke dalam konteks yang lebih modern,” ujar Rully, gitaris Superstereo.
Kolaborasi Superstereo bersama Cadaazz Pustaka Musik dalam pendistribusian digital lagu ini juga mendapat respons positif. Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik bahkan menyebut kehadiran Superstereo sebagai sesuatu yang mulai jarang ditemukan di industri musik Indonesia saat ini.
“Setelah era Peter Pan, Noah, dan sejenisnya, band yang memainkan musik alternatif dengan mementingkan harmoni yang manis dibalut dengan sound yang jernih itu boleh dibilang sangat jarang muncul dari generasi baru. Pecinta musik Indonesia beruntung ada Superstereo yang hadir dengan musik sederhana namun berkelas ini,” terang Fransiscus Eko.
Melalui “Simpati Hati”, Superstereo seolah mempertegas posisi mereka sebagai band alternatif yang mampu meramu rasa klasik dan modern dalam satu paket yang intim. Lagu ini juga menjadi lanjutan perjalanan musikal mereka setelah sebelumnya merilis “Langkah Tersisa”, “Satu Kenyataan”, “Sahabat” dan “Hello”.
Buat kamu yang lagi kangen musik pop rock dengan lirik tulus dan nuansa sendu yang hangat, “Simpati Hati” bisa jadi soundtrack baru untuk perjalanan pulang, hujan sore, atau sekadar menemani overthinking tengah malam. Tunggalan ini sudah tersedia di seluruh pelantar musik digital.
Berisik Radio ─ Sejak 2009