Setelah sukses mencuri perhatian melalui single perdana “Tragis”, duo pop Bend Of The Rivers—yang digawangi oleh Arul Ansori dan Fuad Abdala Datau—kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Hidup dan Cinta”. Rilisan ini terasa lebih personal, lebih jujur dan jelas lebih emosional dari sebelumnya.
Arul menulis lagu ini sebagai ungkapan kasih sayang dan semangat untuk sang istri yang pernah mengalami sakit berat. Proses kreatifnya bukan sekadar eksplorasi musik, tapi juga perjalanan batin seorang suami yang mendampingi pasangannya di momen paling rapuh. “Lagu ini gue buat sudah lama sekali… Setelah gue menjalani kehidupan berumah tangga, istri gue sakit keras… gue berjuang untuk dia sampai kapanpun. Karena itu, gue putuskan untuk menyelesaikan lagu ini untuk istri gue,” ungkap Arul.
Yang menarik, “Hidup dan Cinta” sempat direkam oleh project band Heroes bersama Bhusdeq Drive, namun tidak pernah dirilis—hingga akhirnya menemukan rumahnya di Bend Of The Rivers.
Dalam proses produksi, Arul dan Fuad kembali menggandeng Rizky Dewanto sebagai music director, namun kali ini dukungan datang dari deretan musisi papan atas Indonesia. Arul bercerita, proses kreatifnya justru mengalir tanpa workshop. “Ide-ide justru kita dapatkan saat gue dan Rizky ke kantor Mas Yoni Wijoyo… kita mainin gitarnya, dan disitulah diskusi untuk aransemen musik lagu ini terjadi,” tuturnya.
Nama besar lain pun ikut terlibat:
Rai Dinata pada bass,
Lordy Wijaya pada keyboard,
hingga Lulud Pambudi, penata suara kenamaan yang langsung mengganti trek drum dengan permainan Dede Kumala (additional drummer BIP).
“Hasilnya benar-benar di luar ekspektasi… jadi lebih keren dari versi demonya. Kita benar-benar bersyukur… lagu-lagu yang kami buat dari hati ini bisa menjadi karya yang indah,” tambah Fuad.
Bend Of The Rivers sendiri baru terbentuk pada pertengahan 2024, tetapi dua personilnya bukan orang baru di dunia musik. Arul adalah teknisi band yang pernah bekerja bersama Erwin Gutawa Band, Padi, Drive, hingga kini menjadi teknisi vokal untuk Rian D’Masiv. Ia juga pencipta lagu “Tak Terbalas”, single perdana Drive yang membawa band itu melejit. Fuad, di sisi lain, adalah desainer grafis sekaligus gitaris yang akrab dengan panggung reguler akustikan di Joinkopi, Jakarta Selatan.
Lewat “Hidup dan Cinta”, Arul berharap pesan yang ia rawat selama proses penyembuhan istrinya bisa sampai kepada pendengar. “Lagu ini adalah kisah sejati… Gue ingin sharing soal semangat hidup… kata-kata positif ke telinga orang yang disayang bisa jadi penguat,” jelasnya. Ia menutup dengan pesan yang menohok namun tulus:
“Jadilah laki-laki sejati untuk menjaga pasangan dan orang-orang terkasih, apa pun kondisi hidupmu.”
“Hidup dan Cinta” kini sudah tersedia di seluruh pelantar musik digital—siap jadi teman perjalanan siapa pun yang sedang butuh kekuatan, harapan, atau sekadar pelukan lewat lagu.














