Lima tahun berlalu sejak “Drivers License” pertama kali meluncur dan mengubah hidup Olivia Rodrigo. Buat merayakan momen penting ini, penyanyi peraih tiga Grammy® Awards tersebut siap menghadirkan rilisan fisik spesial berupa piringan hitam 7 inci yang bisa dipesan di sini. Yup, nostalgia patah hati sekarang bisa diputar di turntable. 🎶
Dirilis pertama kali pada 8 Januari 2021, “Drivers License” langsung debut di posisi No. 1 Billboard Hot 100. Saat itu, Olivia baru berusia 17 tahun dan resmi mencatat sejarah sebagai artis termuda yang memulai kariernya langsung di puncak tangga lagu—rekor yang masih ia pegang hingga sekarang. Lagu ini bukan cuma viral, tapi juga monumental: sudah mengumpulkan lebih dari 4,7 miliar stream global dan meraih sertifikasi 6x Platinum dari RIAA.
Untuk edisi spesial lima tahunnya, Olivia menggandeng sosok legendaris David Byrne. Musisi ikonik pendiri Talking Heads itu menghadirkan interpretasinya sendiri atas “Drivers License”, yang kini sudah tersedia di seluruh pelantar musik digital. Versi ini juga menjadi pembuka rangkaian cover spesial yang terhubung dengan ulang tahun ke-lima album debut Olivia, “Sour” (2021).
Rilisan fisiknya sendiri dicetak di atas vinyl transparan warna ruby. Sisi A memuat versi “Drivers License” ala David Byrne, sementara sisi B menyimpan momen spesial dari penampilan Olivia di Governors Ball 2025, saat Byrne naik ke atas panggung dan membawakan lagu klasik Talking Heads, “Burning Down the House”, bersama Olivia. Sebuah pertemuan lintas generasi yang rasanya hangat sekaligus ikonik.
Target juga tak mau ketinggalan dengan edisi vinyl eksklusif mereka. Dicetak dengan warna fruit punch, versi ini berisi rekaman asli “Drivers License” dan versi live Olivia dari panggung Governors Ball. Kolektor vinyl, silakan mulai menabung.
Mengenang dampak lagu ini, Olivia membagikan refleksinya dengan jujur. “Lagu ini benar-benar mengubah hidupku dengan cara yang bahkan sampai sekarang masih sulit aku pahami,” ujarnya. “Aku akan selalu bersyukur atas bab ajaib ini dan aku nggak sabar buat terus teriak ‘red lights, stop signs’ bareng kalian di setiap konser yang aku mainkan.”
Ia juga menyinggung soal relasi emosional jangka panjang dengan lagu tersebut. “Patah hati yang kamu rasakan saat muda, lalu membayangkan menyanyikan lagu itu ketika aku seusia Stevie Nicks nanti… rasanya sangat kuat,” kata Olivia.
Tak berhenti di situ, perjalanan Olivia paska “Sour” juga terus melaju. Album lanjutannya, “Guts” (2023), debut di No. 1 Billboard 200 dan mengantar single “Vampire” kembali ke puncak Hot 100. Guts World Tour pun menjelma jadi tur global raksasa dengan 100 pertunjukan sold out di lebih dari 20 negara.
Sementara itu, David Byrne sendiri masih super produktif, dari album terbarunya “Who Is The Sky?” (2025) hingga proyek teater imersif dan buku-buku tentang musik. Kolaborasinya dengan Olivia terasa seperti dialog lintas zaman yang natural—dan tak disangka klop.
Menutup perayaan ini, Olivia memberi sedikit bocoran masa depan. Dengan kaus merah berkilau bertuliskan angka “3”, ia seolah mengisyaratkan album ke-tiganya. “Aku nggak mau bilang terlalu banyak, tapi sepertinya 2026 bakal jadi tahun yang sibuk buatku,” tutupnya.
Kalau lima tahun lalu “Drivers License” menemani fase galau banyak orang, kini lagu itu resmi naik level: jadi artefak pop yang layak dipajang—dan diputar—selamanya.












