Berisik Radio
Advertisement
  • Home
  • Update!
    • All
    • Concert
    • Culture
    • Film
    • Liputan
    • Review
    Boardang Boarding Festival 2026 Siap “Lepas Landas”, Festival Musik Rasa Ruang Kreatif yang Bikin Susah Move On

    Boardang Boarding Festival 2026 Siap “Lepas Landas”, Festival Musik Rasa Ruang Kreatif yang Bikin Susah Move On

    Prambanan Jazz Festival 2026: Edisi ke-12 Hadirkan NIKI hingga Michael Learns to Rock di Pelataran Candi

    Prambanan Jazz Festival 2026: Edisi ke-12 Hadirkan NIKI hingga Michael Learns to Rock di Pelataran Candi

    “Fuze”: Bom Waktu, Perampokan Gila dan Kekacauan yang Bikin Tegang Sampai Menit Terakhir

    “Fuze”: Bom Waktu, Perampokan Gila dan Kekacauan yang Bikin Tegang Sampai Menit Terakhir

    Jakarta Meledak! Josh Holmes Buktikan Kekuatan Fans di Konser Intim yang Sold Out dalam 5 Hari

    Jakarta Meledak! Josh Holmes Buktikan Kekuatan Fans di Konser Intim yang Sold Out dalam 5 Hari

    Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

    Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

    Denting yang Memanggil Ajal: Saat Penebok Bangkit dan Teror Tak Lagi Bisa Diredam

    Denting yang Memanggil Ajal: Saat Penebok Bangkit dan Teror Tak Lagi Bisa Diredam

    Trending Tags

    • New Releases
    • Radio Station
    • Events
    • Grassroots
    • Feature
      • Video
      • Podcast
    • Login
    • Register
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Update!
      • All
      • Concert
      • Culture
      • Film
      • Liputan
      • Review
      Boardang Boarding Festival 2026 Siap “Lepas Landas”, Festival Musik Rasa Ruang Kreatif yang Bikin Susah Move On

      Boardang Boarding Festival 2026 Siap “Lepas Landas”, Festival Musik Rasa Ruang Kreatif yang Bikin Susah Move On

      Prambanan Jazz Festival 2026: Edisi ke-12 Hadirkan NIKI hingga Michael Learns to Rock di Pelataran Candi

      Prambanan Jazz Festival 2026: Edisi ke-12 Hadirkan NIKI hingga Michael Learns to Rock di Pelataran Candi

      “Fuze”: Bom Waktu, Perampokan Gila dan Kekacauan yang Bikin Tegang Sampai Menit Terakhir

      “Fuze”: Bom Waktu, Perampokan Gila dan Kekacauan yang Bikin Tegang Sampai Menit Terakhir

      Jakarta Meledak! Josh Holmes Buktikan Kekuatan Fans di Konser Intim yang Sold Out dalam 5 Hari

      Jakarta Meledak! Josh Holmes Buktikan Kekuatan Fans di Konser Intim yang Sold Out dalam 5 Hari

      Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

      Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

      Denting yang Memanggil Ajal: Saat Penebok Bangkit dan Teror Tak Lagi Bisa Diredam

      Denting yang Memanggil Ajal: Saat Penebok Bangkit dan Teror Tak Lagi Bisa Diredam

      Trending Tags

      • New Releases
      • Radio Station
      • Events
      • Grassroots
      • Feature
        • Video
        • Podcast
      No Result
      View All Result
      Berisik Radio
      No Result
      View All Result
      Home Update! Film

      “Fuze”: Bom Waktu, Perampokan Gila dan Kekacauan yang Bikin Tegang Sampai Menit Terakhir

      Mahdesi Iskandar by Mahdesi Iskandar
      7 Mei 2026
      in Film, Review
      0 0
      A A
      0
      “Fuze”: Bom Waktu, Perampokan Gila dan Kekacauan yang Bikin Tegang Sampai Menit Terakhir

      Aaron Taylor-Johnson sebagai Will dalam film "Fuze", yang disutradarai oleh David Mackenzie - Foto: Anton/ Sigma Films

      9
      SHARES
      448
      VIEWS
      FacebookTwitterWhatsapp

      David Mackenzie kembali bermain di wilayah yang paling ia kuasai: thriller kriminal penuh tekanan dengan atmosfer dingin dan tensi yang terus naik perlahan. Lewat “Fuze“, sutradara “Hell or High Water” menghadirkan film yang pada permukaan terlihat seperti kisah penjinak bom biasa, tapi diam-diam berubah menjadi permainan tipu-tipu kriminal yang makin liar seiring durasi berjalan. Hasilnya? Sebuah thriller ramping, intens dan cukup cerdas untuk membuat penonton terus menebak-nebak hingga akhir.

      Premisnya langsung menghantam tanpa banyak basa-basi. Sebuah bom peninggalan Perang Dunia II ditemukan di lokasi konstruksi di London. Mayor Will Tranter (Aaron Taylor-Johnson), spesialis penjinak bom dari Angkatan Darat Inggris, dipanggil untuk menangani situasi darurat tersebut. Area dievakuasi, tim bergerak cepat, dan suasana langsung terasa mencekam. Namun di balik kekacauan itu, ternyata ada kelompok kriminal yang memanfaatkan situasi untuk membobol brankas bank di sekitar lokasi.

      Di sinilah “Fuze” mulai menunjukkan taringnya.

      Aaron Taylor-Johnson tampil sangat meyakinkan sebagai sosok pemimpin krisis yang dingin, sigap dan penuh percaya diri. Ia punya aura “orang yang memang harus memegang kendali saat keadaan kacau.” Mulai dari memberi komando pada tim, mengambil alih lokasi, sampai tetap terlihat tenang ketika semua mulai berantakan, Johnson membawa energi bintang film klasik laga yang jarang terasa dipaksakan. Performanya jadi jangkar utama film ini.

      “Fuze” doesn’t waste time trying to impress—it locks in and tightens its grip slowly.

      Kalimat itu terasa pas menggambarkan bagaimana Mackenzie membangun film ini. Alih-alih mengandalkan ledakan besar atau aksi berlebihan, “Fuze” lebih fokus pada tekanan psikologis dan ritme yang disiplin. Setiap adegan terasa punya tujuan. Setiap percakapan menyimpan kemungkinan baru. Ketegangannya lahir bukan dari kebisingan, melainkan dari rasa tidak nyaman yang terus dipelihara.

      Babak pertama film ini bisa dibilang jadi bagian terbaiknya. Mackenzie sukses membuat lokasi konstruksi berlumpur terasa seperti arena thriller paling berbahaya tahun ini. Kamera bergerak tenang tapi penuh ancaman, sementara skor dan tempo editing menjaga jantung penonton tetap berdetak cepat. Saat bom mulai diperiksa dan muncul kecurigaan bahwa bahan peledak itu mungkin bukan relic perang biasa, rasa penasaran makin menggila.

      Theo James sebagai Karalis dalam film "Fuze", yang disutradarai oleh David Mackenzie - Foto: Anton/ Sigma Films

      Lalu film berbelok.

      Yang awalnya soal menjinakkan bom berubah menjadi investigasi kriminal besar dengan lapisan pengkhianatan ganda dan agenda tersembunyi dari hampir semua karakter. Sam Worthington dan Theo James tampil solid sebagai bagian dari kelompok kriminal yang terus bermain licik satu sama lain. Theo James khususnya kembali menunjukkan karisma ala kriminal stylish yang belakangan makin melekat padanya sejak serial televisi “The Gentlemen“.

      Sayangnya, setelah ledakan besar terjadi terlalu cepat di tengah film, “Fuze” sedikit kehilangan senjata utamanya: suspense. Film ini masih seru, twist-nya tetap bermunculan, tapi intensitas awal yang begitu menggigit perlahan mulai melemah. Beberapa flashback di babak akhir juga terasa agak mengganggu alur dan membuat fokus cerita sedikit buyar.

      Karakter Chief Superintendent Zuzana yang diperankan Gugu Mbatha-Raw juga kurang mendapat ruang kuat. Bukan karena aktingnya buruk, tapi lebih karena naskah memberinya peran yang terlalu reaktif dibanding menentukan arah cerita.

      Meski begitu, “Fuze” tetap berhasil jadi tontonan thriller yang sangat menghibur. Durasi 96 menit terasa efektif tanpa banyak lemak. Mackenzie dan penulis Ben Hopkins tahu kapan harus menekan gas, kapan harus memberi jeda, dan kapan harus melempar twist baru agar penonton tetap terpancing.

      Aaron Taylor-Johnson sebagai Will dalam film "Fuze", yang disutradarai oleh David Mackenzie - Foto: Anton/ Sigma Films

      “Not here for noise. Here for impact—and it delivers.”

      Dan memang itu kekuatan utama “Fuze”. Film ini tidak mencoba jadi thriller bombastis penuh ledakan tanpa isi. Ia memilih jalur lebih sederhana: membangun tekanan, memainkan paranoia, lalu membiarkan kekacauan muncul perlahan. Memang tidak semua pendaratannya mulus, tapi perjalanannya tetap seru untuk diikuti.

      Bagi penggemar thriller kriminal bergaya B-Movie yang cerdas, intens dan penuh tikungan liar, “Fuze” jelas layak masuk daftar tonton. Mungkin bukan karya terbaik David Mackenzie, tapi cukup kuat untuk membuktikan bahwa film thriller dewasa dengan laju alur rapi dan tensi matang masih bisa terasa segar di tengah lautan film aksi generik saat ini.

      Cinema wins. Mediocrity loses.

      Tags: bioskopBritishCinemafilmInternationalLayar LebarMovieResensi
      Mahdesi Iskandar

      Mahdesi Iskandar

      Music Director

      Related Posts

      Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

      Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

      29 April 2026
      Denting yang Memanggil Ajal: Saat Penebok Bangkit dan Teror Tak Lagi Bisa Diredam

      Denting yang Memanggil Ajal: Saat Penebok Bangkit dan Teror Tak Lagi Bisa Diredam

      27 April 2026
      Doa-Doa dalam Gaun Gelap: Nyanyian Sunyi Mother Mary di Ambang Penebusan

      Doa-Doa dalam Gaun Gelap: Nyanyian Sunyi Mother Mary di Ambang Penebusan

      22 April 2026
      Petualangan Warna-Warni di Pohon Ajaib: Hangat, Aneh dan Cukup Menghibur

      Petualangan Warna-Warni di Pohon Ajaib: Hangat, Aneh dan Cukup Menghibur

      16 April 2026
      Tawa di Balik Jeruji, Teror yang Mengintai: “Ghost in the Cell” Datang Menghantui dengan Cara yang Tak Biasa

      Tawa di Balik Jeruji, Teror yang Mengintai: “Ghost in the Cell” Datang Menghantui dengan Cara yang Tak Biasa

      16 April 2026
      Denting Terakhir yang Memanggil Maut: “The Bell: Panggilan untuk Mati” Bangkitkan Teror Penebok

      Denting Terakhir yang Memanggil Maut: “The Bell: Panggilan untuk Mati” Bangkitkan Teror Penebok

      7 April 2026
      Load More

      Trending Article

      • 25 REKOMENDASI LAGU SEDIH YANG AKAN BUAT LO NANGIS

        25 REKOMENDASI LAGU SEDIH YANG AKAN BUAT LO NANGIS

        69 shares
        Share 28 Tweet 17
      • Peringkat Album Bring Me The Horizon

        59 shares
        Share 25 Tweet 14
      • 10 lagu Oasis Terbaik

        48 shares
        Share 19 Tweet 12
      • 10 Fakta Yang Mungkin Lo Belum Ketahui Tentang Arctic Monkeys

        47 shares
        Share 19 Tweet 12
      • “Origin” Album Perdana Pengukuhan Eksistensi 510

        46 shares
        Share 18 Tweet 12

      TRENDING NEW RELEASES

      No Content Available

      TRENDING ARTICLE

      • Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

        Bisikan Air yang Tak Pernah Lupa: Teror Salmokji dan Trauma yang Mengendap di Kedalaman

        10 shares
        Share 4 Tweet 3
      • Mencintai dengan ‘Ugal-ugalan’: Idgitaf Rilis Single Baru “Sedia Aku Sebelum Hujan”

        27 shares
        Share 11 Tweet 7
      • Dikerjakan Secara Kolektif, Supple, Conversation Without Talk, Megan Santana, dan The House Merilis Single Terbaru Bertajuk “I Wish That You’d Find Me On Twitter”

        12 shares
        Share 5 Tweet 3
      • “Origin” Album Perdana Pengukuhan Eksistensi 510

        46 shares
        Share 18 Tweet 12
      • KYNYA Wakilkan Perasan Berat Generasi Muda Lewat Single Terbaru “Twisted Neurons”

        10 shares
        Share 4 Tweet 3
      • Rahasia yang Menggerogoti: “Istri Paruh Waktu” Datang Membawa Teror Emosional

        9 shares
        Share 4 Tweet 2
      • “Miquella”: Album yang Bikin Kita Intip Isi Diary Crawla

        14 shares
        Share 6 Tweet 4
      Berisik Radio

      Internet Radio and Web Magazine,
      Most of our listeners and readers are teenagers and Berisik Radio has become part of their Enthusiasm.

      Categories

      • Albums
      • Chart
      • Concert
      • Culture
      • Featured
      • Film
      • Grassroots
      • Liputan
      • Music Video
      • New Releases
      • Podcast
      • Review
      • Singles
      • Uncategorized
      • Update!
      • Video

      Quick Link

      • About Us
      • Team
      • Contact
      • Privacy Policy
      • FAQ

      Newsletter

      *berita terkini langsung ke email kamu

      Berisik Radio ─ Sejak 2009

      No Result
      View All Result
      • Login
      • Sign Up
      • #14584 (tanpa judul)
      • About Us
      • Albums
      • Artists
      • Berisik Radio
      • Berisik Radio Indie
      • Berisik Radio Team
      • Biar lagu lo diputer di Berisik Radio
      • Cancel Payment
      • Cart
      • Change Password
      • Checkout
      • Contact
      • Data Berisikradio
      • Discography
      • Discography
      • Elementor #7165
      • Elementor #8193
      • Events
      • Events
      • Events List
      • FAQ
      • Feature
      • Forgot Password
      • Grassroots
      • Login Customizer
      • Logout
      • Media Partner
      • My account
      • New Releases
      • Player
      • Privacy Policy
      • Radio Stations
      • Shop
      • silsilah
      • Submit Your Event
      • Submit Your Music
      • Update

      Berisik Radio ─ Sejak 2009

      Welcome Back!

      Sign In with Facebook
      OR

      Login to your account below

      Forgotten Password? Sign Up

      Create New Account!

      Sign Up with Facebook
      OR

      Fill the forms below to register

      All fields are required. Log In

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In

      Add New Playlist

      X