Satu lagi rilisan yang siap bikin penikmat indie-pop tenggelam dalam atmosfer sinematik nan emosional. Bring Your Own Hammer (BYOH), proyek kolaboratif berisi nama-nama besar dari Suede, The Cranberries, Fun Boy Three, Saint Etienne, Madness, hingga The High Llamas, resmi melepas single terbaru mereka bertajuk “From The Tombs”.
Bukan sekadar lagu biasa, “From The Tombs” hadir sebagai pembuka menuju album ke-dua mereka yang dijadwalkan rilis pada musim gugur 2026. Dirilis bersama label independen asal Peckham, Dimple Discs, lagu ini memadukan nuansa indie-pop elegan dengan kisah sejarah yang kelam dan menyentuh.
Single ini terinspirasi dari kisah nyata seorang perempuan pelayan asal Irlandia di New York pada tahun 1881 yang dipenjara di “The Tombs” atas tuduhan pembunuhan anak. Setelah menjalani hukuman hampir dua tahun dan akhirnya dibebaskan karena perilaku baik, sosoknya perlahan menghilang dari catatan sejarah. BYOH lalu menghidupkan kembali fragmen kisah tersebut lewat aransemen megah, melankolis, namun tetap hangat dan melodis.
Di balik proyek ambisius ini, ada sederet musisi kawakan yang ikut menyumbangkan warna musikal mereka. Mike Smalle, June Miles-Kingston dan Bernard Butler menjadi motor utama yang kemudian diperkuat oleh Fergal Lawler dari The Cranberries, Marcus Holdaway dari The High Llamas, Ian Catt dari Saint Etienne, hingga Terry Edwards yang dikenal lewat kolaborasinya bersama Madness, PJ Harvey, dan Nick Cave.
Menariknya lagi, proyek Bring Your Own Hammer bukan dibentuk layaknya band pada umumnya. Mereka menyebut diri sebagai sebuah “fraksi” — kumpulan musisi dan sejarawan yang bersatu untuk menafsirkan ulang sejarah melalui lagu. Hasilnya terasa unik: musik yang tetap artistik dan modern, tetapi memiliki bobot naratif yang kuat.
“From The Tombs” juga menjadi semacam lanjutan spiritual dari lagu “Old Oak Road” yang sebelumnya muncul di album perdana mereka, “My Grief on the Sea“. Karya tersebut didedikasikan untuk mendiang Cathal Coughlan, sosok penting dalam dunia musik Irlandia yang dikenal lewat Microdisney dan Fatima Mansions.
Album “From The Tombs” sendiri disebut akan menjadi proyek besar berisi 21 lagu yang mengeksplorasi sejarah kriminalitas, hukum dan diaspora Irlandia pada abad ke-19. Kurasi proyek ini dipimpin oleh Dr. Richard Mc Mahon dari MIC Limerick bersama Dr. Niall Whelehan dari University of Strathclyde, yang memang dikenal aktif meneliti sejarah modern Irlandia dan diaspora Irlandia di berbagai negara.
“Album ke-dua kami, ‘From The Tombs’, akan dirilis pada musim gugur 2026. Ini adalah album ganda berisi 21 lagu yang membawa pendengar menyusuri sejarah kriminalitas, hukum, dan ketertiban di Irlandia serta diaspora Irlandia sepanjang abad ke-19,” ujar Richard Mc Mahon.
Deretan nama lain yang turut meramaikan album ini juga tidak kalah mencuri perhatian. Ada Sean O’Hagan, Luke Haines, Damian O’Neill dari The Undertones, Brigid Mae Power, Lavinia Blackwall, hingga Michael J. Sheehy yang ikut memperkaya tekstur musikal album tersebut.
Saat ini, “From The Tombs” sudah bisa dinikmati melalui Bandcamp serta pelantar pengarus seperti Apple Music dan Spotify di berbagai wilayah dunia, kecuali Amerika Utara dan Karibia yang dijadwalkan menyusul pada 14 Mei mendatang. Sementara itu, album debut mereka “My Grief On The Sea” tersedia dalam format vinyl edisi terbatas berwarna laut, CD dan digital.













