Dari produser “47 Meters Down”, hadir “No Way Up” yang memadukan elemen mencekam dari film bencana dengan aspek thriller bertahan hidup ketika sebuah pesawat jatuh di Samudera Pasifik. Ava (Sophie McIntosh), putri Gubernur California, berangkat ke kota resor Cabo, Meksiko, untuk berlibur bersama teman-temannya. Ia pun senantiasa dibayangi pengawal setia suruhan Ayahnya, yaitu Brandon (Colm Meaney). Namun ketika pesawat mereka jatuh di Samudera Pasifik dan terhempas ke dasar laut di tepi jurang dengan kedalaman tanpa batas, Ava dan segelintir orang yang selamat terjebak di kabin yang terkunci udara. Melawan segala rintangan, Ava harus berjuang untuk menyelamatkan diri ketika semua jalan keluar tampak mustahil.

Sutradara Claudio Fäh membangun cerita dari saat karakter-karakter utama berada di bandara sampai ke dalam pesawat untuk menunjukkan kepribadian mereka masing-masing. Tokoh-tokoh dari latar belakang berbeda berkumpul ketika pesawat yang mereka tumpangi jatuh di Samudera Pasifik. Pertarungan mimpi buruk untuk bertahan hidup terjadi ketika pasokan udara habis dan bahaya mulai datang dari segala sisi. Di sini suasana menegangkan mulai terasa, dan penonton diharapkan memperoleh simpat terhadap tokoh-tokoh yang telah diperkenalkan. Mereka pun harus melupakan ego masing-masing dan bekerja sama untuk lolos dari bahaya. Akankah ada di antara mereka yang selamat?

Sayangnya, akting para pemerannya masih terbilang biasa saja dan tidak berkesan. Hanya Colm Meaney, yang kita kenal sebelumnya lewat serial Star Trek The Next Generation, cukup mencuri perhatian. Secara umum, film berdurasi 91 menit ini cukup seru jika mengesampingkan logika untuk menikmatinya. Tonton sambil mengemil berondong jagung tanpa harus berpikir keras.














