Berisik Radio
Advertisement
  • Home
  • Update!
    • All
    • Concert
    • Culture
    • Film
    • Liputan
    • Review
    Forgotten Island

    Forgotten Island: Dongeng Horor Yang Menjadi Kenyataan

    “The Dangers in My Heart: The Movie” — Ketika Cinta Tumbuh Pelan, Lalu Menetap Hangat di Hati

    “The Dangers in My Heart: The Movie” — Ketika Cinta Tumbuh Pelan, Lalu Menetap Hangat di Hati

    “Motor City”: Ketika Kesunyian Menjadi Mesin Pembalas Dendam

    “Motor City”: Ketika Kesunyian Menjadi Mesin Pembalas Dendam

    Jason Statham Mengamuk di Laut Lepas, “Mutiny” Gaspol dengan Laga Tanpa Rem!

    Jason Statham Mengamuk di Laut Lepas, “Mutiny” Gaspol dengan Laga Tanpa Rem!

    Perempuan Turun ke Lapangan, Patriarki Kena Tendangan Kung Fu!

    Perempuan Turun ke Lapangan, Patriarki Kena Tendangan Kung Fu!

    “Dear You”: Surat Cinta yang Menjaga Harapan di Tengah Luka

    “Dear You”: Surat Cinta yang Menjaga Harapan di Tengah Luka

    Trending Tags

    • New Releases
    • Radio Station
    • Events
    • Grassroots
    • Feature
      • Video
      • Podcast
    • Gear
    • Login
    • Register
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Update!
      • All
      • Concert
      • Culture
      • Film
      • Liputan
      • Review
      Forgotten Island

      Forgotten Island: Dongeng Horor Yang Menjadi Kenyataan

      “The Dangers in My Heart: The Movie” — Ketika Cinta Tumbuh Pelan, Lalu Menetap Hangat di Hati

      “The Dangers in My Heart: The Movie” — Ketika Cinta Tumbuh Pelan, Lalu Menetap Hangat di Hati

      “Motor City”: Ketika Kesunyian Menjadi Mesin Pembalas Dendam

      “Motor City”: Ketika Kesunyian Menjadi Mesin Pembalas Dendam

      Jason Statham Mengamuk di Laut Lepas, “Mutiny” Gaspol dengan Laga Tanpa Rem!

      Jason Statham Mengamuk di Laut Lepas, “Mutiny” Gaspol dengan Laga Tanpa Rem!

      Perempuan Turun ke Lapangan, Patriarki Kena Tendangan Kung Fu!

      Perempuan Turun ke Lapangan, Patriarki Kena Tendangan Kung Fu!

      “Dear You”: Surat Cinta yang Menjaga Harapan di Tengah Luka

      “Dear You”: Surat Cinta yang Menjaga Harapan di Tengah Luka

      Trending Tags

      • New Releases
      • Radio Station
      • Events
      • Grassroots
      • Feature
        • Video
        • Podcast
      • Gear
      No Result
      View All Result
      Berisik Radio
      No Result
      View All Result
      Home Featured

      KONON

      Ja'far Subhi by Ja'far Subhi
      15 Oktober 2018
      in Featured
      0 0
      A A
      0
      KONON
      10
      SHARES
      490
      VIEWS
      FacebookTwitterWhatsapp

      Barangkali satu hari dalam hidup kita pernah meyakini bahwa asal muasal filsafat adalah pertanyaan. Jutaan sarjana menulis secara hiperbolis: usia filsafat setua pertanyaan di muka bumi. Celakanya, tulisan seperti itu bikin pembaca terpaksa membayangkan Adam + Hawa terhukum di surga. Mereka yang bertanya dan makan buah pengetahuan: membuat kita tidak ada tanpanya.

      Semenjak Socrates dicatat sebagai si mbah filosof di Barat sana—nenek moyang di peradaban yang mereka bangun—sejak itulah kita yang-bukan-Barat dihantui adagium lebih baik bertanya (jika tersesat selamanya pilihan buruk). Katakanlah, setiap tanya menggiring kepada tahu, kendati pun tidak semua tahu mewakili jawaban. Coretan ini hendak maklumi sejenak Socrates yang digadang sebagai tokoh pertama Barat; sang peletak dasar laku filsafat, yakni bertanya.

      Namun, seandainya jawaban sama dengan kepastian, maka Socrates tidak perlu mati. Racun yang diminumnya membunuh. Maka, pertanyaan tidak menuntut kepastian. Pasalnya, konon bukan suatu kepastian yang mau dicapainya, melainkan kebenaran. Demi kebenaran, Socrates ambil jalan sunyinya: ia jemput nasibnya diri. Itukah yang mau Barat ajarkan secara didaktis ke kita? Pertanyaan-pertanyaan umum perihal hidup yang dilontarkan Socrates tidak menjadikan tindakannya dipandang bunuh diri. Andaikan saja, Socrates berkorban.

      Apakah pengorbanan Socrates itu menuai apa yang diyakininya sebagai kebenaran? 100% tidak. Tidak sepenuhnya. Dan nyatanya, jawaban tidak sama dengan kebenaran. Sialan, jawaban yang ada sekadar bikin kita tahu, seiring pertanyaan enggan tuntas. Pertanyaan apakah itu keadilan, misalnya. Hari ini, penegakan hukum di negara demokratik (sistem yang diagungkan Barat) mana pun dilanda ketimpangan antara ide dan praktik. Jurang besar antara si miskin dan si kaya tidak pernah absen dari statistik perekonomian negara. Jurang yang menciptakan peluang ganjil dari kehendak bebas para nasionalis yang menjunjung demokrasi. Seperti tampak pada kasus belakangan: koruptor mau jadi wakil rakyat. Jelas, aristokrasi merajalela, tiada usai.

      Seandainya Socrates hidup kembali, dengan cara pikir sama, bisa-bisa dia dongkol. Tapi, kita tidak butuh Socrates saat ini. Kita bukan Barat. Dia terlalu heroik bagi kita yang belum mampus di zaman sekarang; semua orang merasa berhak punya kebenarannya masing-masing. Kembali ke poin awal: kita hanya dipersilakan untuk bertanya, ya bertannya. Seperti kebenaran macam apa yang kita upayakan, ketika hidup yang kita jalani tidak bisa sekejap bahagia sesuai kehendak kita?

      Ternyata filsafat di Barat, bisa jadi berlaku ke kita, menguarkan bahwa zaman ini era matinya segala sesuatu, termasuk kebenaran. Kita, generasi belum mampus kini, dinaungi iklim yang serba pesimistis dan sinis atas apa pun. Gagasan dan spirit Modernisme dianggap terlalu adiluhung dan usang, diganti Pascamodernisme yang banal di segala lini. Berbagai wujud Absolutisme ditolak mentah-mentah, walhasil tidak bekerja lagi klaim-klaim mutlak atas kebenaran. Sebab, narasi-narasi besar sudah dianggap mati. Ideologi jadi bangkrut. Ibarat sudah bertanya, tetapi sesat jua.

      Hal demikian yang sebermula muncul pada 1960an akhir sewaktu Foucault nyerocos panjang tentang ramalan ‘kematian manusia’. Pada zaman ini, katanya, lenyap sudah konsep perihal manusia sebagai kategori istimewa dalam pemikiran kita; yang kehilangan tempatnya di arus pengetahuan dan kebudayaan. Ramalan itu menyebut, manusia bahkan tidak menjadi penguasa bagi dirinya. Tipe manusia ini belum dibayangkan Socrates semasa hidupnya.

      Kita sadar Pascamodernisme bertolak dari gugatan terhadap status quo. Ia menolak, kendati pada tataran praktik hidup; kita suka menyulapnya sebagai alat untuk menguatkan ulang status quote tersebut. Semisal kita dibuat lebih percaya meme di Instagram berupa fitnah atas seorang politikus dengan dalih ayat-ayat dari kitab suci, ketimbang membaca kitab suci itu sendiri. Kita lebih percaya quotes dan sebelah mata menilai hal itu hikmah kebenaran dari narasi besar yang kita abaikan.

      Apalah guna filsafat, kalau begitu? Jika kita sudah bertanya dan pertanyaan demi pertanyaan cuma memusingkan kita dengan pertanyaan lagi. Maaf, dunia ini terlalu sempit untuk usia kita yang terlalu pendek, bukan? Saya cenderung memaknai filsafat sebagai seni agar kita ini tidak begok-begok amat di gelanggang realitas hidup nyata yang senantiasa jamak, berubah-ubah tidak pasti juntrungannya. Tanpa khasanah Barat, dengan filsafat kita cukup mengedepankan satu-satunya yang mungkin tersisa pada kita, yaitu akal.

      Sebab, dengan akal, kita bisa menalar hal-hal yang menagih pengorbanan di luar sana. Kita perlu waras memafhumi: di dunia yang kompleks dan nyaris seperti fiksi ini kita adalah tokoh-tokoh rekaan yang kita mainkan. Sekali pun tidak semua akhir cerita happy ending sebagaimana film Hollywood. Dan itulah mengapa Socrates bertanya. Itulah tahu yang boleh jadi sebenarnya. Tidak ada yang pernah final. Dan maut adalah kemungkinan yang pasti.Siapa tahu, kebenaran itu saudara kembar dari kebohongan? Saat menulis coretan ini, saya mendengarkan Dance Gavin Dance bernyanyi. “Say you wanna know the truth, well you can ask me a question. I’ll tell you something that you may wanna hear, but I’ll lie,”. Coretan ini terlalu banyak pertanyaan.

      oleh: Hamzah Muhammad | @hmzhmhmmdlghz

      Tags: Dance Gavin DanceFilosofiKontemplasi
      Ja'far Subhi

      Ja'far Subhi

      Related Posts

      GIMA 2026 Siap Pesta Lagi, Saatnya Musisi Independen Asia Bersinar di Panggung Besar!

      GIMA 2026 Siap Pesta Lagi, Saatnya Musisi Independen Asia Bersinar di Panggung Besar!

      4 Juni 2026
      Romansa Visual: Wajah Baru Sentimentalitas Maliq & D’Essentials

      Romansa Visual: Wajah Baru Sentimentalitas Maliq & D’Essentials

      25 Februari 2026
      10 Album Indie yang Gak Boleh Kamu Lewatkan

      10 Album Indie yang Gak Boleh Kamu Lewatkan

      28 Januari 2026
      Danton Sihombing Kupas Tuntas Makna Branding Lewat Buku Terbaru “BRAND+BRANDING: Esensi dan Signifikansi”

      Danton Sihombing Kupas Tuntas Makna Branding Lewat Buku Terbaru “BRAND+BRANDING: Esensi dan Signifikansi”

      24 November 2025
      .Feast dan Lomba Sihir Jadi Wakil Indonesia di Golden Indie Music Awards 2025

      .Feast dan Lomba Sihir Jadi Wakil Indonesia di Golden Indie Music Awards 2025

      21 Oktober 2025
      Pengumuman Nominasi 28th Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) 2025: “Bhinneka Tunggal Suara”

      Pengumuman Nominasi 28th Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) 2025: “Bhinneka Tunggal Suara”

      14 Oktober 2025
      Load More

      Discussion about this post

      Trending Article

      • 25 REKOMENDASI LAGU SEDIH YANG AKAN BUAT LO NANGIS

        25 REKOMENDASI LAGU SEDIH YANG AKAN BUAT LO NANGIS

        70 shares
        Share 29 Tweet 17
      • Peringkat Album Bring Me The Horizon

        60 shares
        Share 25 Tweet 15
      • 10 lagu Oasis Terbaik

        49 shares
        Share 20 Tweet 12
      • “Origin” Album Perdana Pengukuhan Eksistensi 510

        48 shares
        Share 19 Tweet 12
      • 10 Fakta Yang Mungkin Lo Belum Ketahui Tentang Arctic Monkeys

        48 shares
        Share 19 Tweet 12

      TRENDING NEW RELEASES

      No Content Available

      TRENDING ARTICLE

      • Kisah-Kisah Mengerikan Berdasar Kartu Tarot Diangkat Menjadi Film

        Kisah-Kisah Mengerikan Berdasar Kartu Tarot Diangkat Menjadi Film

        10 shares
        Share 4 Tweet 3
      • High Therapy x Jovian Fraaije Dalam Pembuatan Music Video “TV and Antenna”

        17 shares
        Share 7 Tweet 4
      • Forgotten Island: Dongeng Horor Yang Menjadi Kenyataan

        9 shares
        Share 4 Tweet 2
      • Teror Keji Tiga Orang Asing Bertopeng Kembali dalam Film “The Strangers: Chapter 1”

        10 shares
        Share 4 Tweet 3
      • “Sore Istri dari Masa Depan”: Film Drama Romantis Fantasi yang Mengharukan

        10 shares
        Share 4 Tweet 3
      • Bring Me The Horizon Umumkan Untuk Melanjutkan Tur Pasca Oliver Sykes Alami Pecah Pita Suara

        18 shares
        Share 7 Tweet 5
      • “Sore: Istri dari Masa Depan” – Romansa Fantasi yang Bikin Kamu Baper dan Tercengang! Tayang 10 Juli 2025 di Bioskop!

        10 shares
        Share 4 Tweet 3
      Berisik Radio

      Internet Radio and Web Magazine,
      Most of our listeners and readers are teenagers and Berisik Radio has become part of their Enthusiasm.

      Categories

      • Albums
      • Audio
      • Chart
      • Concert
      • Culture
      • Featured
      • Film
      • Gear
      • Grassroots
      • Liputan
      • Music Video
      • New Releases
      • Podcast
      • Review
      • Singles
      • Uncategorized
      • Update!
      • Video

      Quick Link

      • About Us
      • Team
      • Contact
      • Privacy Policy
      • FAQ

      Newsletter

      *berita terkini langsung ke email kamu

      Berisik Radio ─ Sejak 2009

      No Result
      View All Result
      • Login
      • Sign Up
      • Home
      • Update!
        • Liputan
        • Culture
        • Review
      • New Releases
      • Events
      • Grassroots
      • Featured
        • Podcast
        • Video
      • Gear

      Berisik Radio ─ Sejak 2009

      Welcome Back!

      Sign In with Facebook
      OR

      Login to your account below

      Forgotten Password? Sign Up

      Create New Account!

      Sign Up with Facebook
      OR

      Fill the forms below to register

      All fields are required. Log In

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In

      Add New Playlist

      X