Band pop rock Perunggu baru saja merilis single ke-tiga, “Pikiran Yang Matang“, pada 20 Juni 2025. Lagu ini merupakan bagian dari album ke-dua mereka yang akan datang dan membawa pesan reflektif tentang detoks media sosial dan pengelolaan energi mental di era digital.
Nyaman di Telinga, Dalam di Hati!
Menurut Ildo Hasman (drummer), pemilihan lagu ini sebagai single ke-tiga itu bukan keputusan mendadak. Udah jadi kesepakatan bareng tim karena lagu ini dari awal emang nyaman banget didengerin dan enak buat dibawain live. “Setelah rekaman pun jadi salah satu lagu yang kami paling puas hasilnya. Jadi agak sayang aja kalau gak dirilis segera,” kata Ildo. Wah, kalo musisinya aja udah puas, kita pasti lebih puas dong ya?
Secara aransemen, lagu ini nggak banyak berubah dari versi demo awal. Tapi, sentuhan dari produser Petra Sihombing dan Enrico Octaviano bikin sound-nya makin kaya, tanpa ngilangin nuansa rock khas Perunggu. Pokoknya, lagu ini nunjukkin energi rock Perunggu yang natural dan lugas, sesuai sama semangat “sikat aja seperti Perunggu biasanya!”
Detox Medsos dan Jaga Kewarasan Mental: Pesan dari “Pikiran Yang Matang”
Nah, yang paling nampol dari single ini adalah liriknya yang ditulis sama Maul Ibrahim (gitar, vokal). Liriknya ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Ildo pas lagi puasa media sosial (medsos). Doi ngerasa kalo kebanyakan orang sekarang tuh kurang produktif karena buang-buang waktu cuma buat scrolling nggak jelas di medsos.
Makanya, Ildo memutuskan buat uninstall semua aplikasi medsos. Hasilnya? Dia jadi punya waktu lebih buat hal-hal yang lebih bermakna, kayak ngumpul bareng keluarga dan olahraga. Keren banget, kan?
Lagu ini jadi pengingat pentingnya detoks mental dari banjir informasi yang kadang bikin kita stres dan capek. “Kadang kita terlalu sibuk memikirkan hal-hal yang tidak bisa dikontrol, yang tidak jelas benar atau salahnya, sehingga lama-lama jadi stres. Lagu ini mengingatkan kita untuk fokus pada hal positif dan mensyukuri apa yang ada di depan mata,” jelas Ildo.
Maul juga cerita, dia bikin liriknya awal 2024 pas lagi nyoba batasin medsos setelah sadar dampaknya negatif. Bayangin, dulunya dia bisa habiskan 8 jam sehari buat buka medsos! Tapi sekarang, dia lebih selektif milih akun yang diikuti dan hindarin konten negatif. “Intinya mah ya tentang gimana ambil alih kendali dan kalo bisa selalu jemput bola tentang apa yang mau saya konsumsi,” kata Maul. Jadi, kita tetep bisa buka medsos, asal lebih dikontrol dan lebih banyak nyari info yang bermanfaat. Setuju banget!
Menuju Album Kedua yang Udah Ditunggu-tunggu!
Adam Adenan (bass) bilang, “Pikiran Yang Matang” ini kemungkinan jadi single terakhir sebelum album penuh ke-dua Perunggu rilis. Proses rekamannya kali ini emang beda, karena harus nyicil di sela-sela kesibukan dan jadwal manggung. Tapi, energi baru pas ngerilis dua single sebelumnya bikin mereka semangat terus. Lagu ini juga dianggap pas banget ngasih gambaran suasana hati band dalam ngadepin dinamika medsos dan info yang nggak ada habisnya.
“Insyaallah jadi single terakhir sebelum album ke-dua,” pungkas Adam. Wih, makin nggak sabar nunggu albumnya nih!
“Pikiran Yang Matang” direkam di Duapuluhtiga Studio bareng produser Enrico Octaviano dan Petra Sihombing (yang juga ikutan ngisi vokal latar, keyboard, dan synthesizer!). Kualitas rekamannya juga dijamin matang dan detail berkat mixing dari Stevano dan mastering dari Harmoko Aguswan.
Jadi, single terbaru Perunggu ini bukan cuma menunjukkan kematangan musikal mereka, tapi juga mengajak kita buat lebih sadar untuk atur pikiran dan energi di tengah gempuran informasi digital. Yuk, dengerin “Pikiran Yang Matang” di semua pelantar musik digital mulai besok, 20 Juni 2025! Jangan sampai kelewatan ya! 😉














