Band rock progresif Driven By Animals balik lagi dengan gebrakan terbaru mereka lewat single berjudul “MASAHITAM (Mati Susah Hidup Tak Mampu)”. Proyek yang digagas Bhusdeq (DRIVE) ini masih setia ngulik isu-isu sosial di sekitar kita—kali ini tentang realita getir rakyat kecil yang hidup di garis kemiskinan, tapi sering banget diabaikan sama pemerintah.
“Lagu ini terinspirasi dari orang-orang yang nyari nafkah di jalanan, ada yang jadi manusia silver, ada yang joget di lampu merah. Itu semua karena keterpaksaan hidup, sampai ada yang tergoda judi, pinjol, bahkan jual organ tubuh. Semua kenyataan pahit itu saya tuangin ke lirik,” jelas Bhusdeq.
Formasi terbaru Driven By Animals—Bhusdeq (vokal, gitar), Ibnuthd (gitar), Febri (bass) dan Vely (drum)—ngeramu “MASAHITAM (Mati Susah Hidup Tak Mampu)” dengan energi brutal: teriakan lantang, bass frekuensi dalem, gitar shredding dan gebukan drum ngebut banget tapi tetap rapi. Gak heran kalau trek ini jadi lagu dengan tempo tercepat di album perdana mereka yang rencananya bakal rilis 17 Oktober 2025 dengan total 11 lagu.
Sebelum ini, Driven By Animals udah ngerilis “Semua Boleh Jadi Presiden” (2021) dan “Diorama (Akhir Periode Kedua)” (2024). Nah, “MASAHITAM (Mati Susah Hidup Tak Mampu)” siap jadi amunisi baru yang makin keras tapi tetap jujur.
“Lagu ini bukan buat nyerang siapa-siapa, tapi biar orang sadar sama realita di sekitar kita. Semoga bisa nyentuh hati mereka yang masih peduli,” tutup Bhusdeq.
Driven By Animals jelas menunjukkan kalau musik keras bisa jadi suara lantang buat rakyat kecil yang sering banget gak kedengeran. 🔥🎸














