Kalau dengerin lagu-lagu Kay, emang langsung kerasa banget curahan hatinya. Cewek 24 tahun ini emang jago banget ngerangkai pengalaman batin dan perjalanan pencarian jati dirinya jadi karya yang jujur dan ngena. Bukan cuma musik doang, tapi ada juga sentuhan visual storytelling yang eksperimental, plus gerakan sosial yang bikin kita ikutan mikir dan berani jujur sama diri sendiri. Keren banget, kan?
Kay ini emang udah “lulus” dari Taylor’s University Malaysia jurusan Broadcasting & Film, jadi udah paham banget gimana serunya jadi seniman di usia 20-an. Dia terus aja berkarya dan berharap ada label yang mau support mimpi dan bakatnya. Sebelum “I’m Not” rilis, Kay juga udah punya lagu-lagu hits kayak “Stand Up Stand Out“, “Stubborn“, “Who The Heck“, “Best Part” sama “Dark Comedy” yang udah banyak banget di-rave sama penikmat musik.
Lewat “I’m Not”, Kay Sebastene bener-bener mau nunjukin kejujuran emosionalnya. Ini kayak jawab pertanyaan yang sering dia hindari: “Are You OK?” dengan jawaban sederhana tapi dalem banget: “I’m Not.”
“Are You OK?” Kok Kayak Ancaman?
Pertanyaan “Are You OK?” emang kedengerannya simpel. Tapi buat Kay, itu pertanyaan yang tricky, bahkan bisa jadi kayak ancaman. “Kalau orang nanya, ‘Are You OK?’, itu karena mereka ngerasa aku nggak baik-baik aja. Padahal aku sendiri belum tentu siap mengakui itu,” kata Kay.
Kay ngaku jarang banget bilang “I’m not ok” secara langsung. Makanya, “I’m Not” ini bukan cuma lagu pembuka album, tapi juga pengakuan terbuka tentang kejujuran mutlak sama diri sendiri. “Aku ingin mulai dengan jujur, karena aku tahu di dalam diri aku, ada bagian-bagian yang gelap, buruk, dan tidak selalu bisa ditunjukkan ke dunia. Tapi sebagai Kay Sebastene, aku harus berani mewakili itu semua. Karena itu juga bagian dari aku.” Ini dia!
Kay bilang, identitas musisi itu bukan cuma soal suara atau visual doang. Tapi, soal keberanian nunjukin isi hati, meskipun nggak semuanya indah. Dan lewat single barunya ini, dia pengen mulai kariernya dari titik yang paling manusiawi: kejujuran.
Oh ya, lagu ini juga jadi turning point dari karakter Kay yang muncul di MV single “Who The Heck” tahun 2023 lalu. Di MV itu, ada alter ego Kay sebagai mata-mata berjubah hitam. Nah, di akhir video, pilihan antara pintu merah dan biru itu berakhir di titik yang sama, nunjukin kalau buat keluar dari kegelapan, satu-satunya cara adalah jujur sama diri sendiri. Keren banget, kan?
Terus, simbol warna ungu yang muncul sebagai mantel di delman pada “Who The Heck” muncul lagi di era “Are You OK?”. Kay bilang, ungu itu nunjukkin sisi jujurnya yang selama ini tersembunyi. “Ungu itu kejujuranku. It’s in my blood,” jelas Kay.
“Are You OK?” Bukan Cuma Album, Tapi Gerakan!
Album “Are You OK?” ini nggak cuma nyajiin musik doang, tapi juga ngangkat pertanyaan-pertanyaan eksistensial yang sering kita hindari. Kay sama timnya, We Eleveight, bikin gerakan sosial yang ngajak orang-orang buat nulis surat buat diri sendiri. Ini semacam ajakan buat buang energi negatif, jadi jujur, dan bangga sama kejujuran itu.
Gerakan ini dimulai kecil-kecilan, cuma dengan 100 lembar surat yang disebar acak di Jalan Braga, Bandung. Di setiap surat itu ada pertanyaan “Are You ok?”. Dari 100 surat yang dibagikan, lebih dari 70 di antaranya dibalikin ke Kay dengan cerita-cerita yang tulus dan mengharukan. Salah satu pesertanya bahkan nulis, “Makasih udah bikin aku selama lima menit merenung dan jujur sama diri sendiri sebelum menulis tentang apa yang aku rasain di suratnya.” Wah, terharu banget!
Gerakan ini bakalan terus berlanjut, jadi bagian dari budaya Kay Sebastene. Ini jadi ruang aman buat kita berdialog sama diri sendiri dan nemuin kekuatan dari kejujuran. “Nggak apa-apa jika pendengar masih belajar untuk menerima diri sendiri. Jika album ini dapat mendorong kamu jauh dari kesepian dan menemani perjalanan penerimaan diri kamu, itu akan menjadi kehormatan bagi saya dan sebuah langkah maju untuk membuka versi yang lebih baik dari diri saya sendiri,” kata Kay. Gimana, kalian tertarik ikutan gerakan ini?
Visual Keren & Kolaborasi Berani!
“I’m Not” ini jadi bagian pertama dari lima video musik (MV) yang bakalan rilis berurutan. Rangkaian visual ini bakalan ngebentuk universe cerita yang utuh dan sinematik. Nggak cuma itu, album ini juga ngajak kolaborasi bareng rapper PB Glas! Plus, ada cameo dari Chandra Liow (filmmaker dan content creator) sama Rachel Florencia (drifter dan gaming influencer) di salah satu MV-nya. Pasti bikin penasaran banget kan visualnya?
Kay Sebastene pengen banget lewat karyanya ini semua orang tahu kalau mereka nggak sendirian. “Ini adalah fase yang sulit, jadi sangat penting untuk membuat semua orang tahu bahwa mereka tidak sendirian. Saya mengerti dengan jelas bagaimana menakutkannya berada di dunia kesepian, jadi saya ingin membantu sebanyak yang saya bisa melalui kesenian saya.” Keren banget!
Jadi, udah siap dengerin “I’m Not” dan nungguin album “Are You OK?” rilis? Pastikan pentengin lagunya di Berisik Radio!














