Kita semua kenal cerita Malin Kundang: anak durhaka yang dikutuk jadi batu. Tapi di tangan Rafki Hidayat dan Kevin Rahardjo, legenda itu diulik ulang dengan gaya baru—lebih gelap, lebih membetot emosi, dan yang jelas: bukan horor, tapi suspense thriller dengan misteri yang bikin kepala gatal karena mikir.
Film “Legenda Kelam Malin Kundang” bercerita tentang Alif (Rio Dewanto), seorang seniman lukisan mikro yang hidup rukun dengan keluarga kecilnya. Hidupnya kelihatan mulus… sampai tiba-tiba seorang perempuan tua (Vonny Anggraini) muncul, mengaku sebagai ibunya sendiri. Masalahnya, Alif bahkan nggak ingat wajah Sang Ibu. Dari situ, rahasia demi rahasia muncul pelan-pelan, kayak benang kusut yang ditarik satu-satu, bikin suasana makin tegang dan bikin penonton siap-siap megang sandaran kursi.
Trailer yang baru dirilis nggak main-main. Kita dibikin penasaran: siapa sebenarnya Alif, apa yang dia sembunyikan dan kenapa masa lalu selalu punya cara buat numpang hidup di masa kini? Ini bukan kutukan ala dongeng, tapi luka lama yang diwariskan, kayak amplop misterius yang isinya nggak pernah bisa ditebak.
Dengan deretan aktor macam Rio Dewanto, Faradina Mufti, sampai Nova Eliza, plus Joko Anwar yang duduk manis di kursi produser bersama Tia Hasibuan, film ini jelas nggak asal bikin. Joko juga menulis skenario besama Aline Djayasukmana dan Rafki Hidayat. Yang bikin menarik, “Legenda Kelam Malin Kundang” juga jadi ajang debut sineas muda Rafki dan Kevin, yang ternyata berani mengulik legenda rakyat dengan suara dan cara baru.
Tayang di bioskop mulai 27 November 2025, film ini siap bikin penonton mikir dua kali: seberapa jauh beban generasi sebelumnya harus kita tanggung, dan apa kita bisa benar-benar lepas dari “kutukan” yang bentuknya jauh lebih mengerikan daripada sekadar menjadi batu?














