Setelah jeda yang cukup panjang, Sky Sucahyo akhirnya kembali menyapa dengan single terbaru bertajuk “Pretty Ugly”. Dirilis bersama FFWD Records dan Microgram, lagu ini menjadi langkah pembuka menuju album debutnya, “Foreign Language“. Meski hadir bertepatan dengan Hari Valentine, Sky justru membelokkan ekspektasi. “Justru, in a way, ini adalah lagu tentang self-hate,” ujarnya ringan. Sebuah pernyataan yang langsung menegaskan bahwa karya terbarunya bergerak di ranah yang lebih reflektif dan personal.
“Pretty Ugly” lahir dari fase ketika Sky merasa tidak menjadi versi terbaik dirinya. Ia mengingat momen bangun pagi dengan perasaan tak bangga atas diri sendiri, namun tetap dikelilingi orang-orang yang setia mendukung. “Lagu ini sudah gue tulis cukup lama, di fase ketika gue merasa bukan jadi orang yang baik… Tapi orang-orang terdekat gue tetap ada, tetap menenangkan, tetap mendukung apa pun yang terjadi,” tuturnya. Dari situ, lagu ini menjelma menjadi semacam tribute—bukan hanya tentang rasa kecewa pada diri, tetapi juga tentang cinta yang bertahan di tengah ketidaksempurnaan.
Sebagai single pengantar “Foreign Language”, “Pretty Ugly” merepresentasikan benang merah yang akan dirajut Sky dalam album debutnya. Ia menyebut album tersebut sebagai kompilasi berbagai uncertainties yang ia rasakan selama beberapa tahun terakhir—tentang cinta, karier, dan tentu saja diri sendiri. “Harapannya, perasaan dari lagu-lagu ini dapat relate dan memberikan sense of peace ke orang lain, karena kita semua sebenarnya sedang menjalani hidup untuk pertama kalinya,” ungkapnya. Ada kerentanan yang dirayakan, sekaligus harapan yang disematkan.
Proses panjang pengerjaan album pun kini ia terima sebagai bagian dari perjalanan emosionalnya. “Lewat ‘Pretty Ugly’, gue ingin bilang bahwa it’s okay ketika perasaan yang dirasakan pada sebuah momen dapat berubah seiring berjalannya waktu. Bukan berarti kita less of ourselves, tapi memang emosi akan selalu berkaitan dengan konteks waktu, ternyata,” jelasnya. Dengan dukungan produser Daniel Hasudungan serta deretan kolaborator lain yang turut menghidupkan visinya, Sky Sucahyo menandai kembalinya ia ke lanskap musik dengan langkah yang jujur, matang, dan penuh semangat. “Pretty Ugly” kini telah tersedia di seluruh pelantar pengarus digital.














