Strange Fruit akhirnya balik lagi dengan sesuatu yang super segar. Melalui single terbaru berjudul “Iridescent”, band asal Jakarta Raya ini seakan mengajak kita masuk ke lorong warna-warni yang berpendar seperti pantulan cahaya di dalam prisma raksasa. Dari menit pertama, musiknya langsung terasa seperti motor-sensory trip yang bikin kepala mengawang tetapi hati tetap hangat.
Lewat rilisan ini, Strange Fruit memoles ulang jati diri mereka dengan sentuhan acid house, ambience dan nuansa kosmik yang bikin kita ngerasa kayak lagi berdansa di ruangan penuh hologram. “Kami ingin menemukan suara-suara aneh yang nggak bisa lahir dari gitar. Dengan masuk ke ranah Electronic Music, kami bisa menembus batas yang dulu terasa mustahil,” kata Baldi Calvianca, sang vokalis sekaligus otak di balik banyak tekstur sintetik Strange Fruit.
Eksperimen yang Akhirnya Nemuin Bentuk
Pertama kali terbentuk lewat rilisan “The Dolphin Leap” (2015), Strange Fruit udah lama dikenal sebagai band yang doyan eksplorasi. Tapi menurut Baldi, “Iridescent” adalah versi paling matang dari perjalanan panjang itu. “Ini pengalaman yang sakral. Kayak titik inkarnasi baru setelah masa-masa pascapandemi,” tuturnya.
Sentuhan Acid House di lagu ini terasa lembut tapi nendang—ada bassline bergaya 90s UK House, desiran shoegaze yang pelan-pelan larut, dan vibrasi krautrock-disco yang bikin badan goyang tanpa disuruh. Irza Aryadiaz bilang, “Suasananya elektrifying tapi tetap ringan. Kami ingin gabungan mesin dan instrumen analog ini terasa hidup.”
Strange Fruit tetap mempertahankan akar rock & roll lewat drum analog dan warna gitar minimalis. Perpaduan mesin dan manusia itu justru bikin atmosfernya semakin dreamy sekaligus tegas. Dan ketika vokal Baldi mulai berbisik, “it turns to blind, glimpse from the outside… take me higher…”, atmosfernya langsung berubah jadi momen puncak yang memanggil insting buat berdansa.
Lagu Penyembuh yang Lahirdari Kegelapan
Seaneh-anehnya warna musik di “Iridescent”, inti emosinya tetap manusia banget. “Ini lagu penyembuh buat kami. Ada sesuatu yang bersinar dari kegelapan dan keputusasaan. Dimensi baru di hidup yang makin muram,” ujar Baldi. “Take me higher and higher on life,” ia menutup dengan tegas.
Rilisan & Arah Baru Strange Fruit
“Iridescent” adalah hasil kolaborasi Strange Fruit dengan produser Bernardus Fritz. Lagu ini rilis lebih dulu di Bandcamp Gentle Tuesday Recordings pada hari ini, 24 November 2025, sebelum akhirnya mendarat di seluruh platform digital pada 10 Desember 2025.
Single ini juga jadi pintu pembuka menuju EP “Drips” yang penuh warna acid house dan dijadwalkan rilis Maret 2026. Kalau single pembukanya saja sudah semegah ini, kayaknya skena elektronik Jakarta bakal kedatangan babak baru yang lebih berani.
Strange Fruit adalah:
Baldi Calvianca – Vokal/Sintesis • Irza Aryadiaz – Sintesis • John Tampubolon – Gitar • Nabil Favian – Bas • Dino Kristianto – Drum
Siap menyelam ke pelangi elektronik mereka? “Iridescent” sudah menunggu buat membawa kamu higher.














