Laze, rapper muda yang sedang naik daun, baru saja merilis single terbarunya yang berjudul “Awan di Kaki“. Lagu ini merupakan sebuah upaya Laze dalam menghadirkan suatu trek yang terkesan nostalgia terhadap era rap 2000an ala Pharrell Williams, namun juga pada saat bersamaan memberi nuansa baru yang terdengar fresh.
Inspirasi dari Era Rap 2000an
Laze terinspirasi dari musik groove Indonesia dan luar dari era 1980an dan juga era rap 2000an. Ia ingin menciptakan lagu yang memiliki nuansa throwback ke era tersebut, namun tetap memiliki kesan yang modern dan fresh.
Cerita tentang Transformasi Diri
Di lirik trek ini, Laze menceritakan tentang perjalanan transformasi diri, dari masa lalu yang penuh cemoohan dan tekanan menuju kebangkitan, pencapaian, dan kepercayaan diri yang baru. Lagu ini merupakan kilas balik sedikit mengenai bagaimana dirinya sekarang sudah ‘glowed up‘ dibanding versi dirinya dulu yang kerap diremehkan oleh orang-orang disekitarnya.
Kolaborasi dengan MO1SS dan Mardial
Production dari single “Awan di Kaki” dibantu oleh rapper-producer muda yang handal asal Depok, MO1SS, dan produser veteran asal Jakarta Selatan, Mardial, yang turut membantu Laze di trek ini sebagai additional producer dan mixing.
Sudah Bisa Dinikmati
“Awan di Kaki” dapat dinikmati di semua pelantar musik digital pada hari ini, 9 Mei 2025, dan disertai Music Video/Visualizer yang dapat ditonton di kanal Youtube resmi Laze. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendengarkan lagu ini dan merasakan nuansa throwback ke era rap 2000an!













