Diproduksi oleh Come and See Pictures, film ini jadi ajang comeback-nya Joko Anwar ke genre komedi sejak “Janji Joni“ (2005). Tapi jangan salah, ini bukan komedi receh biasa. Ceritanya ngikutin dua geng musuh bebuyutan yang dipenjara bareng di penjara Jakarta. Awalnya cuma ribut-ribut biasa antar geng… eh tiba-tiba satu per satu napi malah mati. Tapi bukan karena musuh, melainkan HANTU! 😱 Mau nggak mau, kedua geng harus kerja sama biar bisa selamat dari teror si makhluk gaib ini. Chaos? Udah pasti. Lucu? Apalagi!
Yang makin bikin film ini rame: pemainnya bertumpuk bintang! Ada Abimana Aryasatya yang akhirnya balik lagi ke layar lebar setelah 6 tahun vakum, terakhir tampil di “Gundala” (2019). Ada juga nama-nama langganan Joko Anwar kayak Bront Palarae, Endy Arfian, Morgan Oey, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Tora Sudiro, sampai Aming! Dan buat fans “Quickie Express“, film ini juga jadi ajang reuni trio komedi: Lukman, Aming dan Tora.
Serunya lagi, ada wajah baru juga loh! Salah satunya Magistus Miftah, penari dan pembaca tarot yang ditemukan lewat open casting di medsos. Kebayang kan serunya gabungan aktor kawakan sama pendatang baru dalam satu film?
Film ini dijadwalkan tayang tahun depan, dan dari hype-nya aja udah keliatan bakal jadi salah satu tontonan paling ditunggu 2025. Horor? Iya. Komedi? Banget. All-star cast? Jelas. Joko Anwar? Sudah pasti beda dari yang lain!
Jadi, siap-siap buat ngakak sambil tegang bareng Ghost in The Cell. Bentar lagi… hantu-hantuan di penjara bakal jadi hiburan baru kita! 🎬👻🔥
Berisik Radio ─ Sejak 2009